Sayuran Pahit Yang Baik Untuk Kesehatan

Sayuran Pahit Yang Baik Untuk Kesehatan – Sayuran ialah tanaman hortikultura, umumnya mempunyai umur relatif pendek (kurang dari setahun) dan merupakan tanaman musiman. Sayur-sayuran memiliki arti penting sebagai sumber mineral dan vitamin A maupun C.

Sayuran adalah sebutan yang umum bagi bahan pangan asal tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal.

Sebutan untuk beraneka jenis sayuran juga bisa disebut sebagai sayur-sayuran atau sayur-mayur. Sejumlah sayuran bisa dikonsumsi mentah tanpa harus dimasak sebelumnya, sementara yang lainnya harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dikukus atau diuapkan, digoreng (agak jarang), atau disangrai. Sayuran yang berbentuk daun yang dimakan mentah disebut sebagai lalapan. poker99

Istilah “sayuran” tak mempunyai sifat ilmiah. Kebanyakan sayuran merupakan bagian vegetatif dari tumbuhan, terutama daun (juga beserta tangkainya). Beberapa sayuran ialah bagian tumbuhan yang tertutup tanah, seperti wortel, kentang, dan lobak. Ada pula sayuran yang berasal dari organ generatif, seperti bunga (misalnya kecombrang dan turi), buah (misalnya terong dan kapri), dan biji (misalnya buncis dan kacang merah). Bagian tumbuhan yang lainnya juga dianggap sayuran adalah tongkol jagung. Walaupun bukan tumbuhan, bagian jamur yang dapat dimakan juga digolongkan sebagai sayuran.

Sayuran Pahit Yang Baik Untuk Kesehatan

Walaupun mempunyai kadar air yang tinggi, buah-buahan tidak dianggap sayur-sayuran karena biasanya dikonsumsi karena rasanya yang manis dan tidak cocok untuk disayur. Beberapa sayuran bisa pula menjadi bagian dari sumber pengobatan, bumbu masak, atau rempah-rempah.

Sayuran bisa dikelompokan menurut bagian yang dapat dimakan:

a. Akar (kentang, wortel)

b. Tunas (rebung)

c. Seluruh bagian kecuali akar (asparagus dan seledri)

d. Daun (bayam dan kangkung)

e. Bunga muda (brokoli, bunga kol, dan brokolini)

f. Buah (tomat, mentimun)

g. Biji (petai dan kapri)

Mutu Sayuran dan Kandungan Gizinya

– Faktor penentu mutu sayuran yaitu warna, tekstur, cita rasa, dan kandungan gizi.

Warna pada sayuran, disebabkan oleh kandungan pigmen

– Klorofil, menyebabkan warna hijau. Setelah panen, klorofil terdegradasi hingga dapat menyebabkan perubahan warna menjadi kuning.

– Karotenoid, terdapat 4 jenis karotenoid, yaitu:

a. Karoten orange (wortel)

b. Xantofil kuning (jagung)

c. Likopen merah (tomat)

d. Krosetin(warna kuning orange) pada kunyit

– Flavonoid, pigmen warna putih, merah, kuning, biru dan ungu. Falvonoid terdiri dari antosianin, antosantin, dan tannin. Flavonoid sangat peka terhadap perubahan keasaman.

Zat gizi penting dalam sayuran:

– Serat

– Mineral (kalsium, fosfor, besi, natrium)

– Vitamin (A, C, tiamin (B1), niasin (B3), asam folat (B9) )

Sebagian besar karbohidrat berbentuk selulosa yang tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia, pati dan gula. Perubahan dari kandungan gula pada sayuran meliputi 3 macam gula yaitu : glukosa, fruktosa dan sukrosa.

Kandungan dalam Sayuran/ Komposisi Kimia Sayuran

– Sebagian besar mempunyai kadar air lebih dari 70%

– Protein sekitar 3,5%

– Lemak kurang dari 1%, lemak sayuran biasanya dalam bentuk tak jenuh

Sayuran pahit yang baik untuk kesehatan memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Banyak orang yang malas makan sayur karena rasanya yang pahit ini. Padahal sayuran-sayuran tersebut menyimpan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh.

Berbagai sayuran pahit seperti pare, kale, leunca, brokoli, kol, hingga sawi memiliki kandungan yang sangat baik untuk tubuh. Walau rasanya tidak seenak makanan manis, namun hal ini juga bisa menjadi hal positif karena tanpa disadari rasa pahit tersebut malah membantu mengendalikan nafsu makan.

Sayuran pahit yang baik untuk kesehatan didominasi sayuran berwarna hijau. Untuk meningkatkan kesehatan tubuh, tidak ada salahnya mengonsumsi sayuran pahit ini. Apalagi jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu yang dapat disembuhkan dengan sayuran pahit ini.

Berikut ini adalah manfaat sayuran pahit bagi kesehatan:

1. Pare

Sayuran pahit yang baik untuk kesehatan pertama adalah pare. Hanya dengan mendengar namanya, kamu akan langsung terbayang bagaimana pahitnya rasa sayur satu ini. Mungkin kebanyakan orang sudah mengenal pare dengan rasanya yang pahit ini.

Namun, di balik rasanya yang pahit tersebut, pare kaya antioksidan. Karena itulah, pare dipercaya dapat membantu mencegah serangan radikal bebas penyebab penyakit kronis hingga menurunkan risiko terserang penyakit jantung dan diabetes.

Pare juga dilengkapi oleh zat fitokimia, seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid, yang terbukti mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.

2. Kale

Sayuran pahit yang baik untuk kesehatan berikutnya adalah Kale. Kale merupakan jenis sayuran berdaun hijau, yang masih tergolong dalam keluarga kubis. Seperti; brokoli, kembang kol, dan sawi. Penggemar salad tentunya sangat mengenal sayuran satu ini.

Meski rasanya pahit, kale dipenuhi antioksidan seperti quercetin dan kaempferol yang bisa mencegah kanker dan penuaan. Selain itu, kale juga bisa mendetoks tubuh dan memerangi pertumbuhan tumor.

Kamu bisa mengkonsumsi kale dengan cara direbus, atau dijadikan salad kemudian ditambahkan lemon untuk menghindari rasa pahitnya.

3. Leunca

Leunca sering dijadikan lalapan hingga bahan campuran bersama oncom dan tumisan. Walau rasanya pahit, leunca memiliki khasiat ampuh sebagai anti peradangan karena memiliki kandungan anti-inflamasi.

Tak hanya itu, sayuran berbentuk bulat ini juga bermanfaat sebagai obat anti kanker, penurun panas, obat kutil, melancarkan peredaran darah dan alat kontrasepsi alami.

4. Sayuran Cruciferous

Sayuran cruciferous adalah beberapa jenis sayuran yang meliputi brokoli, kol, kembang kol, pakcoy, lobak, dan sawi hijau. Walaupun tidak sedikit yang menyukai sayuran tersebut, namun rasanya yang cukup pahit kadang membuat orang berpikir dua kali untuk mengonsumsinya.

Apalagi, sayuran-sayuran tersebut mengandung senyawa glucosinolates yang bertanggung jawab memberi rasa pahit. Namun tentunya tetap menyumbang banyak manfaat kesehatan. Bukan hanya itu, sayur cruciferous juga dilengkapi dengan fitonutrien yakni antioksidan dari kelompok flavonoid, carotenoid, dan sulforaphane.

Semua zat kimia alami ini akan membantu hati dalam menetralkan racun, sekaligus mengurangi dampak negatif dari paparan zat karsinogen berbahaya pada tubuh.

5. Terong

Selanjutnya bukan dari sayuran berwarna hijau, yaitu terong. Sayuran yang memilki warna ungu ini juga dikenal memiliki rasa pahit. Meski begitu, terong tinggi serat sehingga bagus untuk menurunkan berat badan dan mengontrol gula darah.

Sayuran Pahit Yang Baik Untuk Kesehatan 1

Ada banyak cara dalam mengolah terong agar rasanya semakin lezat.

6. Kulit Jeruk

Selanjutnya, bukan termasuk jenis sayuran namun memiliki rasa pahit, yaitu kulit jeruk. Siapa sangka serabut putih serta kulit bagian luar buah-buahan yang biasanya dibuang ini, justru bermanfaat berkat kandungan antioksidan flavonoid, khususnya jenis hesperidin dan naringin.

Seperti yang diketahui, antioksidan penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh guna menghindari serangan berbagai penyakit. Tidak perlu bingung bagaimana cara mengonsumsinya.

Kamu bisa memakan langsung serabut putih bersama dengan buah jeruk. Bisa juga memarut kulit buah lalu ditambahkan langsung pada makanan atau minuman. Selain dapat memberi manfaat kesehatan, aroma khas yang dihasilkan dari kulit buah jeruk akan semakin menambah cita rasa hidangan.