Kebiasaan Yang Salah Mengenai Kesehatan

Kebiasaan Yang Salah Mengenai Kesehatan – Tahukan Anda, bahwa hidup bersih adalah sebagian dari jiwa yang sehat. Pada saat kita mampu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, maka tak akan ada bakteri penyakit yang mau menempel dalam diri kita. Maka, kemungkinan untuk kita sakit itu hanyalah sedikit.

Mengutip keterangan dari sebuah hadis yang sangat familiar di telinga kita yang diriwayatkan oleh Ahmad, “Kebersihan itu sebagian dari iman.” Kebersihan itu bersumber dari iman dan juga merupakan bagian dari iman. Dengan demikian, kebersihan di dalam Islam mempunyai aspek ibadah dan aspek moral.

Oleh sebab itu, kata “bersuci” sering dipakai sebagai padanan kata “membersihkan/ melakukan kebersihan.” Ajaran mengenai kebersihan tidak hanya slogan atau teori belaka, tetapi harus dijadikan pola hidup praktis yang mendidik manusia hidup bersih sepanjang masa.

Apa sih kebersihan itu? Kebersihan adalah merupakan upaya manusia untuk memelihara diri dan lingkungannya dari segala yang kotor dalam rangka mewujudkan dan melestarikan kehidupan yang sehat dan nyaman. Kebersihan merupakan syarat bagi terwujudnya kesehatan. Sedangkan sehat adalah salah satu faktor yang dapat memberikan kebahagiaan. Sebaliknya, kotor tidak hanya merusak keindahan tetapi juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, sedangkan sakit merupakan salsah satu faktor yang menimbulkan penderitaan. idnpoker

Kebersihan nggak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Kebersihan sering diutamakan karena erat kaitannya dengan kesehatan. Nah, tentu sebagai manusia yang sehat, kamu sering menjaga kebersihan dengan berbagai cara. Mulai dengan mandi, mencuci tangan, hingga memotong kuku.

Tapi, kenapa meskipun udah menjaga kebersihan sebaik mungkin, kita tetap aja bisa terserang penyakit? Semua selalu ada jawabannya. Ternyata disadari maupun nggak disadari, terkadang kita melakukan kesalahan dalam aktivitas sehari-hari. Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan seputar kebersihan yang sering kita lakukan.

1. Makanan yang sudah jatuh sepersekian detik pun sudah pasti dikerubutin kuman. Hukum “tidak apa-apa deh, belum 5 menit” itu tidak ada dasarnya.

Kebiasaan Yang Salah Mengenai Kesehatan

Ini nih, mantra kebanyakan orang Indonesia yang paling sering diucapkan saat ada makanan jatuh. ‘Kan sayang kalau ada makanan enak jatuh. Sudah beli mahal-mahal, jatuh, sayang sekali kalau dibuang gitu aja. Biasanya mantra “belum 5 menit” dijadikan pembenaran biar bisa memungut makanan yang sudah jatuh. Padahal, kamu juga harus mengetahui bahwa sedetikpun makanan menyentuh lantai, kerumunan bakteri dan kuman sudah mengerubutin makanan itu. Namanya juga sudah menempel, pastinya kuman dan bakteri yang sebanyak itu ikut terbawa dalam makanan.

2. Mandi sebanyak dua kali sehari sudah paling ampuh buat membasmi kuman. Lebih dari itu malah bikin kulitmu iritasi.

Mandi selain membersihkan tubuh dari kuman, ternyata juga mengangkat sel kulit mati. Nah, jika keseringan mandi, kulit kamu yang belum saatnya mati terpaksa terkelupas. Makanya kadang ada kasus kulit iritasi gara-gara mandi. Selain itu, jika kulit kamu tergerus terlalu tipis, bakteri dan kuman bisa bersarang lebih dalam di tubuhmu.

Keramas dengan terlalu sering ternyata juga tidak baik buat kulit kepala. Ada minyak alami di rambut dan kulit kepala yang harus tetap ada. Jika keseringan keramas, kulit kepala bisa kekurangan minyak alami tersebut. Akibatnya kulit kepala dan rambut bisa terancam rusak.

3. Keseringan mencuci muka bukannya bikin wajah segar, tapi justru membuat kulit wajahmu kering.

Mencuci muka bukanlah hal yang buruk. Akan tetapi, keseringan cuci muka juga nggak baik, apalagi mencuci muka dengan sabun. Kebanyakan orang mencuci muka karena ingin menghilangkan minyak di wajah. Kalau terlalu sering kulit akan menjadi kering dan ada resiko timbulnya jerawat.

4. Sabun ternyata bukanlah pembunuh kuman atau bakteri. Sabun hanya mengusir mereka agar jauh-jauh dari tubuhmu.

Selama ini sabun telah dipercaya sebagai pembasmi atau pembunuh kuman. Ternyata pengetahuan kita mengenai sabun salah besar. Sabun ternyata tidak mempunyai fungsi untuk membunuh kuman dan bakteri. Sabun hanya membantu untuk melicinkan kulit dan membantu mengangkat kuman dan bakteri bandel yang melekat di tubuh kita.

5. Kalaupun kepepet, jangan meminjam pemotong kuku milik teman yang baru saja dipakai. Kebersihannya kurang terjamin, lho!

Tidak semua orang ingat dan niat bawa gunting kuku ke mana-mana. Nah, penyakitnya ialah ketika melihat teman memotong kukunya, lalu kita inget kalau kuku kita juga udah panjang. Jadinya, tergoda deh buat pinjem pemotong kuku teman.

Nah, yang membuat bahaya ialah, kuku kan kotor. Saat kuku dipotong, bakteri dan juga kuman akan berpindah dari kuku ke pemotong kuku. Bakteri dan juga kuman butuh waktu untuk mati. Nah, jika berpindah tangan, apalagi tangan orang lain, bakteri dan kuman pun akan semakin menyebar.

6. Mengelap keringat di wajah menggunakan tangan = mentransfer bakteri di tangan ke wajahmu.

Bayangkan, mengelap keringat dengan menggunakan tangan bukanlah cara yang tepat untuk membersihkan wajah dari keringat. Coba ingat-ingat kembali tangan kamu sudah digunakan untuk apa aja? Bakteri dan juga kuman yang bersarang di tanganmu akan berpindah ke wajahmu. Cara yang paling aman ialah menggunakan handuk, tisu, atau kain.

7. Uang meemang disukai oleh semua orang, termasuk jutaan bakteri yang doyan banget bersarang di sana.

Semua orang tangannya akan nodong kalau ditawarin duit, ya kan? Nah, yang satu ini juga harus kamu perhatikan. Uang ialah barang yang selalu berputar. Dari bank, dia akan berpindah ke tangan orang lain, begitu seterusnya sampai ratusan bahkan ribuan tangan menyentuhnya, lalu terakhir uang itu mendarat di tanganmu. Kamu tidak tau berapa jenis bakteri dan kuman yang bersarang di sana.

8. Tau tidak sih? Remote, keyboard, dan juga HP ternyata nggak kalah kotor ketimbang gagang pintu toilet!

Kebiasaan Yang Salah Mengenai Kesehatan 1

Barang-barang yang paling akrab dengan tangan manusia misalnya remot, handphone, keyboard juga udah jadi mall para bakteri dan kuman. Kamu sering pegang ‘kan?

9. Sebersih apapun kamu mencuci tangan di toilet, kalau keluar toilet masih pegang gagang pintu berarti usahamu bakal sia-sia.

Mungkin kamu di toilet telah menjaga kebersihan dengan baik. Habis pipis, cuci tangan sudah menjadi kebiasaanmu. Akan tetapi, kamu harus tahu kalau nggak semua orang mencuci tangan setelah melakukan hajatnya. Masalahnya ialah, lalu lintas para pengguna toilet selalu lewat pintu. Nah, bayangkan saja jika orang-orang yang nggak cuci tangan setelah melakukan bisnisnya juga pegang gagang pintu toilet. Usahamu untuk cuci tangan di dalam bakal sia-sia.

10. Lebih sedih lagi sebab faktanya hanya 5% dari jumlah seluruh manusia yang bisa mencuci tangannya dengan benar.

Mencuci tangan kelihatannya mudah, akan tetapi nyatanya kebanyakan orang masih belum menerapkan cara yang benar untuk mencuci tangannya. Mencuci tangan yang benar tidak butuh waktu lama. 15 menit aja udah cukup yang penting kamu membersihkan tangan sesuai instruksi yang benar.

Kalau kamu sudah merasa menjaga kebersihan akan tetapi tetap saja terkena penyakit, mungkin hal-hal ini jadi salah satu penyebabnya. Nah, gimana? Hentikan kebiasaan yang salah sekarang juga, ya!